Wednesday, January 30, 2013

for a shift calm

Lagi nyeruput kopi anget sambil menikmati suasan lengang di kantor itu kenikmatan yg mahal sekarang. Kenapa? Soalnya terkadang suara 'ayam-ayam kantor' masih riuh, apalagi memperdebatkan masalah duit. hehehehehe.

Dan dalam suasana menenangkan seperti ini, biasanya saya langsung terkontak batin g perasaan yang kadang berantaka dalam dada. Abisnya gimana, galau memang jadi bagian hidup yang sulit dilepaskan. Oleh siapapun. Jadi yang paling enak memang mendapatkan ketenangan, mengurus segalanya, dan selesailah.

Saturday, January 5, 2013

Awal 2013

Ini blog pertama saya di tahun yang baru. Kenapa baru hari ini ? Intelektual saya baru kambek setelah sakit setaun (dari tanggal 31 desember 2012 - 03 januari 2013 :p) Kecapean. Flu. Demam. Frustasi.

Yang terakhir itu hasil ngap-ngap saya ala ikan mati karena harus menghendel lonjakan para petinggi pelit yg ngga mau keluar duit taun baruan, maunya gratisan, sementara saya kerepotan mengatur kuota kamer. Belum lagi bawahan saya-ecieeehhhhh bawahan cuyyy awawaw- *ehem* yang beneran bikin mangkel hati dengan mengatakan "Tidak bisa" bahkan sebelum mencoba. Sumpah ya Tuhan.. saya benci T_T

Ah sudahlah, lupakanlah.

Yang membuat saya lebih takut lagi memulai hari, adalah perasaan kian menjauhnya saya dengan belahan hati saya. Kegamangan melangkah sesuai janji saya pada diri saya sendiri, pada saat dia sudah bisa saya lepaskan, sanggupkah saya lepaskan? Buta logika atas cinta yang saya miliki untuknya tidak membutakan logika atas waktu dan perjalanan hidup saya. Hari ini, sekali lagi saya melihat quote yang di-poskan sahabat tercinta saya tentang cinta. "Got what you've got to do,sweety?" She said. And i hardly admitt, no.

Seringkali saya berkata kepada teman-teman disekitar saya, belajar mencintai itu lebih mudah bagi seorang perempuan ketimbang mengejar cinta yang kian menjauh. Mengaplikasikannya tidak semudah membicarakannya. Pedih, pasti. Berbaik hati bukanlah cinta. Cinta bukanlah kebaikan hati.

Awal 2013 ini berlalu dengan ladai. Saya tidak membuat resolusi yang berarti tahun ini, kecuali belajar melangkah meninggalkan dia yang saya cintai tetapi tidak memberi yang sama. Bisakah? :)

Saturday, December 15, 2012

-ngga punya judul-

Saya masih agak kalut.

Kemarin sore rapat di kantor, yang mana salah satu hasilnya adalah, saya mengemban tugas sebagai kepala sub bagian di kantor. Baik! Itu mengagetkan. Kalau saat mendengarnya saya sedang mengunyah risol, positif terbuang karena saya keselek. -__-

Ada rasa takut mendengar tanggung jawab mendadak yang diberika kepada saya. Tapi juga ada rasa bahagia karena golongan ruang saya tidak tersia-sia. Saya hanya berharap, setidaknya bisa bertahan sampai saya menuntaskan tanggung jawab saya.

Ini mengobati luka hati saya karena keterpaksaan saya melepaskan hasrat berharga saya sebagai seorang penyiar. Dimana ketentraman jiwa saya, saya dapatkan disitu, yang lainnya tidak. Walau surga saya itu lebih panas dari neraka saat ini, saya tetap mencintai dunia itu. Seperti apa kata sahabat saya, harus ada yang dikorbankan.

Pria saya terkasih menyemangati saya. Dengan sepotong kalimat sederhananya, membuat perasaan saya menjadi lapang. Ternyata hanya itu yang saya butuhkan, diantara kebutuhan lainnya. Walau saya tahu ini berat, tapi saya yakin, saya bisa.

Friday, November 23, 2012

A Thousand Years 2

The day we met,
Frozen I held my breath
Right from the start
I knew that I’d found a home for my heart…
…beats fast
Colors and promises
How to be brave?
How can I love when I’m afraid to fall
But watching you stand alone?
All of my doubt suddenly goes away somehow

One step closer

I have died everyday waiting for you
Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years
I’ll love you for a thousand more

Time stands still
Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What’s standing in front of me
Every breath
Every hour has come to this

One step closer…

I have died everyday waiting for you
Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years
I’ll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I’ll love you for a thousand more
I’ll love you for a thousand more…
One step closer…

I have died everyday waiting for you
Darling don’t be afraid I have loved you
For a thousand years
I’ll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I’ll love you for a thousand more


(one thing i cant deny is how much i love u eventho u hurt me so...my nocturnal man)

Tuesday, November 20, 2012

Reason

Selalu ada alasan kenapa terjadi sesuatu pada diri kita. Segala kesulitan, kesenangan, pertemuan, perpisahan.. 
Kedatangan yang tiba-tiba pun selalu memiliki hikmah di belakangnya. Masa lalu yang pekat dan buruk, menghitam dalam perjalanan waktunya menjadi kenangan.
Segala kesulitan dan permasalahan yang terjadi, semua ada alasannya. Alasan yang membawa kita ke dalam pahit getir, airmata, dukacita, kemudian menengadahkan kedua tangan memohon bantuan kepada-Nya.

Terlarut dalam perasaan tiada menentu, dipermainkan lentera nasib yang melayang-layang diatas jalan hidup sang pertapa, melangkah tanpa melihat tanpa tongkat penunjuk arah. Hanya hati yang menunjukkan tujuan, mata angin yang berputar mengoyak tirai kelam. 

Sinar sayu memendar pada titik tujuan, walau harus melewati garis kerikil yang berbaris melintasi jalan. Melukai tapak kaki yang terseret trenyuh demi menuju kebahagiaan.

Selalu ada alasan kenapa jalan kita tidak pernah sesuai dengan harapan kita. Yang terbaik bukanlah yang terbaik kita inginkan, tapi akan menjadi yang terbaik yang kita dapatkan.

Wednesday, November 14, 2012

Kata Rindu

Mereguk angin semilir yang membelai seakan ingin merengkuh
Merasakan sentuhan maya bayangan di balik kabut
Daun menitik tersapu hembusan sang bayu yang menggoda pepohonan
Merajuk karena ditinggalkan
Berpusar dalam kabut waktu yang beringsut perlahan
Merayu sang kronos yang menggenggam kunci minuet
Di gerbang bercabang tiga yang mengendalikan masa lalu, masa kini dan masa depan
Dan aku melihat dirimu dalam bayang kabut waktu yang memelukmu erat
Terikat masa lalu, terombang-ambing masa kini, tanpa masa depan
Cintaku padamu menari-nari dalam relung jiwa
Yang pasrah mengikuti aromamu
Menangisi bayanganmu yang hilang timbul dalam anganku
Meratapi cintamu yang kian mengabur dalam perjalanan waktu di hembusan sang bayu
Menanti kereta senja lewat membawa sang mentari tenggelam
Tanpa tahu kapan akan terbit kembali

Friday, November 9, 2012

Insomniac

Saya gak bisa tidur! Selelah apapun saya melakukan pekerjaan saya setiap harinya, memforsir diri sampai lambung saya kembali protes dan merengek akibat stres yang saya timbulkan, saya tetap tidak bisa istirahat.
Kata karakter saya, geminian tidak akan bisa tidur karena otaknya selalu bekerja dengan ide-ide yang dimunculkannya. Ya iyalah! Otak berhenti kerja, saya out! -____-

Keruwetan super ngaco yang luar biasa ini benar-benar sangat mengganggu stabilitas jiwa saya. Terutama rasa rindu yang mendera dan menyumbat saluran kesehatan kreativitas saya. Bete. Emosi. Plus permasalahan pribadi. Well, i need psychiatry not another complicated relationshit.

The damn thing is when my relationship become a shit thing, and too many flirt from other charming guys, i drawn in the middle, nowhere to go, no place to stay!
And i become insomniac....... 

Monday, October 15, 2012

Temanmu adalah Dirimu

Beberapa hari ini saya bergabung dengan salah stau milis yang intinya saling menyemangati dalam setiap kesulitan yang sedang dihadapin, terutama dengan kondisi sekarang ini. Dan anggota-anggotanya suka mengirimkan artikel atau tulisan pribadi yang sangat menyemangati kita, kala didera rasa minder dan kehilangan kepercayaan terhadap orang lain. Nah, ini sharingnya..

Temanmu adalah dirimu, mereka adalah cerminan dirimu. Kamu baik, tulus dan selalu memberikan hal positif, begitu juga dengan teman-temanmu. Mereka akan tersaring dengan sendirinya, seperti hukum alam siapa yang kuat maka dia yang bertahan. Dimana yang kuat, sisi baikmu atau burukmu itulah yag akan kau dapatkan. Seperti hukum timbal balik dan sebesar zarah pun akan diperhitungkan. Nuranimu yang akan memilih apakah temanmu membawamu dalam hal buruk atau baik.

Dan walaupun temanmu menusukmu dari belakang, yakinlah bahwa kamu tengah dilindungi dari hal yang sama seperti dirinya. Seorang teman tak akan membiarkanmu melakukan kesalahan.

Saturday, October 13, 2012

Menantimu

Dia punya janji, mencintamu sampai nanti
Aku punya hati,, mencintamu sampai mati...

Aku sedang merindukanmu, apakah kau tahu itu? Saat bulan penuh di atas kepala, aku menggantungkan doa untukmu diantara bintang-bintang. Semoga suatu saat hatimu akan menoleh kepadaku, menyadari bahwa akulah akhir penantianmu.

Aku ingin memelukmu, meraihmu, dan menyembunyikanmu dalam dekapanku. Aku tak akan melepaskanmu pergi, aku janjikan itu padamu. Dan kesabaranku kian menipis, seperti batu yang terus menerus digerus air. Aku sudah menunggumu terlalu lama, nyerinya semakin lama kian terasa nyata.

Aku mencintaimu, karenanya aku selalu merindukanmu. Namun, seperti pertanyaanku yang kubisikkan pada rembulan, apakah kau juga sedang merindukanku?
(Menantimu)

Monday, October 8, 2012

Dalam kantor ......

Saya menginjakkan kaki di depan gerbang kantor, dan seperti biasa, sekuriti menyapa saya dengan manis. Maklum, saya satu-satunya perempuan enak dipandang dikantor ini, karena murah senyum (ngga percaya? mampir sini!)

Langsung ngeluyur masuk ruangan saya yang selalu meriah... dan memang, menemukan kemeriahan seperti biasanya para wanita rumpi berkumpul, nafas yang gak putus-putus, topik yang selalu ap tu det, dan gosip yang selalu bisa dicari.

Riuh menyapa saya yang sudah lama-katanya-gak muncul (kerja ya kerja dong say,bukan pindah ke mall..) mengambil tempat duduk saya, dan melebur dalam keriaan rumpiwati.

Saya suka ruangan saya :D

Ada apa dengan Cinta?

Ini jelas bukan judul film. Maksudnya yang mau saya bahas. Saya hanya ingin ngomongin soal cinta. Perdebatan tentangnya, tuduhan bahwa cinta itu buta, mengapa ada cinta mati...
Ribet amat ya....
Tergantung dari yang memandang cinta dari sudut pandangnya lah.

Waktu itu, ketika saya sedang melemburkan diri di kantor (kerajinan.......) rekan saya, Ms. Y menghambur masuk ruangan dengan wajah sembab. Tadinya ingin menegur main", jadi terdiam. Saya tanya kenapa, dia bilang baru saja memutuskan hubungan.

"Tiga tahun yang tersia-sia, mbak..."

Sia-sia?

Sessorang pernah mengatakan, cinta itu alasan terbaik untuk saling menyakiti. Awalnya saya mengira saya mengerti maksudnya. Tetapi setelah perdebatan di tengah malam buta lewat telepon (yang sampe membuat ayah saya menngedor pintu kamar saya, ternyata saya kelewat bersemangat sampe suara ngawer-ngawer keluar :D) saya mengerti maksud dibalik kalimat yang selalu diucapkan olehnya.

Sakit karena cinta. Kehilangan orang yang dicintai karena cinta. Cinta, cinta, cinta.... (Kayaknya saya mash belum paham bener sih (_ _") )
Tapi melambat saya memahami, karena rasa hati yang diiris merindu, airmata yang berguliran bila melihat dia yang tidak bisa kita harapkan hanya mematri pandangan terhadap kita (lebay? Biar... emang hak vetonya cewe), cinta itu memang selalu mendatangkan rasa sakit. Rasa sakit yang dibuat sendiri.

Cinta memang menjadi topik favorit sepanjang masa sejak awal manusia berbeda kelamin mengenal bahasa cinta. Kasih. Dan bergandengan dengan nafsu. Oh ayolah.... apa yang tabu didunia ini? Dont be that hypocrite.Pertama seorang pria melihat kepada perempuannya, bukan kasih yang ada, tapi nafsu. Keinginan memiliki. Barulah cinta itu merangkak naik ketika bersama, berdua, berbagi mimpi. Kemudian berpisah ketika visi bergelombang dan misi mengabur (eh, maap...). I wish for longlast :)

Kemudian pengorbanan. Pengorbanan cinta itu luar biasa. Metode pemanfaatan terselubung. Realistislah... apapun akan kita lakukan demi orang yang kita cintai. Omong kosong kalau bilang tidak ada pemanfaatan dalam suatu hubungan. Hanya sifatnya ada yang bright, ada yang blur. Penyangkalan terarah.
Dari manfaat anter jemput, tuker pinjem barang, beliin pulsa, bayarin makan, hayo! Siapa yang pacaran TIDAK pernah melakukan setidaknya 1 dari mensyen yang saya sebutkan? Jadi, berhenti bilang tidak memanfaatkan, atau melihat pemanfaatan yang nyata berkata "cowo itu cuma manfaatin cewenya" atau sebaliknya. Kita sama, cuy.

Lalu cinta berbeda status. Berbeda level. Berbeda genre. Mereka mengaku beragama, tetapi masih melakukan pengkotakan strata??? Puh-leazeeeeee....
Apa hebatnya shalih, tetapi masih memandang manusia lain dari sudut pandangan perspektif? Sungguh cinta itu tidak universal seperti apa yang selalu digembar gemborkan. Cinta itu cuma label. Cuma titel. Cuma judul. (sama aja....)

Sakit.

Sudah cinta menyakiti, tambahan lagi disakiti dari luar pandangan seperti itu, jangan jadi penyesalan seperti epik cinta Romeo & Juliet. Saya suka, romantis, keren... tapi norak. Seharusnya tidak perlu ada hal" seperti itu, kalu memang besar hati mengakui cinta itu murni. Seperti kasih sayang seorang ibu sampai kapanpun. Jadi cinta ibu yang murni? Pacarin ibumu! (<-- pernyataan goblog absurd)

Berani mencinta, berani sakit.

Resiko. Tidak ada tawar menawar. Namun yang pasti, berani mencinta, berani berkorban demi cinta. Pikirkanlah dengan hati yang bahagia, tanpa ternoda prasangka. Jadikan cintamu itu tulus dan ikhlas. Seperti cinta pencipta-Mu padamu, yang menjadikanmu menemukan belahan jiwamu.

Saya juga mau bilang pada kekasih saya, bahwa saya mencintai kamu dengan apa adanya dirimu cinta...




Apa kabar?

 Jalan-jalan, ketemu kawan  Kemudian saling bertegur sapa  Hai. Apa kabar?  πŸ˜ΆπŸ’­ Apa kabar... Saya sudah berbulan-bulan insomnia parah, wala...