Monday, July 2, 2012

Saya mau mengeluh, sekali saja...

Pernah gak ya saya buat blog dengan titel ini? Rasanya sih iya hehee... tapi su an lah, bahasa toh tetep sama dalam sisi manapun dilihat.

Dari kemarin saya memang sedang kelelahan mengontrol emosi yang mungkin sudah overload dari sebelum-sebelumnya. Ketegangan, stres, tertekan, sedih, marah, hampa semua bergulung-gulung menciptakan topan yang kian membesar dan akhirnya kemarin menggulung kontrol saya. Start dari bangun pagi, perasaan sudah mengharu biru, bahkan mata ini berkaca-kaca sepanjang perjalanan. Barangkali karena membaca status adik saya yang sedang bersenang-senang menikmati libur. Yah, mama, anak-anak, dan ketiga adik perempuan saya sedang menikmati wiken di jekardaahhh (alay mode on). Setelah awal minggu, adik saya yang berdinas di ssalah satu departemen di ibukota menitipkan putri kecilnya karena dia dan suaminya beda lokasi dinas luar, sementara mama saya yang drama queen itu tidak berkomentar apa-apa padahal beliau sendiri mau menghadapi seminar doktoralnya dalam 3 hari kedepannya, dan membebankan pengasuhan balita itu sama saya, yang ternyata totally merepotkan ditengah kesibukan saya, karena baby Cala ngga mau sama babysitter-nya Bunazeer T_T

Anak lucu ini tidak menyusahkan kok, seandainya datang ketika mama dan saya tidak sibuk. Cala bergelantungan sama saya, sementara Bunazeer merajuk karena bundanya dicuri, mama histeris semakin mendekati hari H, kolega di kantor sedang bertengkar hebat yg melibatkan hampir seluruh pegawai, dan rekan-rekan di radio memilih waktu yang salah untuk merajuk. Saya stres.
Mencoba bersabar diterjang kegalauan seperti itu, mencoba memahami, dan mengendalikan situasi, memenangkannya. Semua berlalu dengan hebatnya, saya bangga dengan kontrol diri saya. Tapi itu roboh ketika saya menyadari kenyataan, saya sendiri disaat keluarga saya berkumpul, demi tidak mengecewakan rekan-rekan saya tetapi malah mereka yang mengecewakan saya.

Jadi team leader itu engga gampang. Sulit. Berat. Tantangan. Perlu mental baja. Kekuatan pikiran. Tim yang solid. Yang terakhir inilah yang paling sulit dipertahankan. Dengan masing-masing kepribadian, keinginan, ego dan segala macamnya, harus dikelola dengan baik. Dan saya menyerah dengan lunturnya kontrol diri, memilih melipir menyendiri membiarkan emosi saya mencair sampai saya bisa menghadapi mereka kembali.
(sayang, saya tepergok beberapa anggota tim yang menyatakan diri peduli... but anyway thanks for concern ).

Mengembalikan mood menjadi lebih baik itu butuh usaha yang kuat, terlebih kalau kita sendiri tidak terbiasa berkeluh kesah mengenai segala kesulitan kita. Tapi harus disadari juga, ternyata orang tidak akan tahu kita menghadapi kesulitan kalau kita tidak bicara.
Jadi, kalau mau mengeluh, mengeluhlah.... :)

Tuesday, June 26, 2012

Rindu itu.....

Apa ya rindu itu?

Katanya memikirkan seseorang yang tidak berada di sisi kita, itu juga merindu. Tetapi saya, walaupun sedang berada disisinya, saya masih merindukannya. Memeluknya dengan erat, sampai dia pun tertawa dan bertanya apa yang sedang saya lakukan. Dan sayapun hanya tertawa menjawab pertanyaannya itu.

Saya baru selesai membaca antologi yang dibukukan oleh salah seorang adik tingkat saya yang sangat kreatif dan pintar, Secangkir Kopi. Disitu, ada beberapa sub judul yang memasukkan indikasi rindu, LDR, harapan, curahan hati.....

Kala rindu datang menggoda, gelitiknya akan membuat kita yang notabene manusia yang pandai berkreasi dengan kata-kata, mengalirkan untaian isi hati yang merefleksikan rindu yang mendalam, terhadap orang terkasih yang saat ini jauh dari jangkauan.

Seperti saya.

Menjadi kebiasaan saya, memikirkan dirinya, mencari bayangannya dalam gelap. Kadang bayangan itu mengabur, karena lamanya waktu tidak menyentuhnya secara real. Menginginkan dirinya ada disisi setiap malam. Saat butuh bersandar, saat butuh bercerita, saat butuh bersama....

Rindu itu memang sangat indah untuk dinikmati. Mengingatkan kita ada yang dinanti, ada yang menanti.... Ada yang diharapkan untuk kembali suatu saat nanti, saat asa terjawab...


Thursday, June 14, 2012

Selalu Denganmu

Everyone told me to move on.

Menunggu, bagi seorang perempuan, adalah sesuatu yang sangat menakutkan. Usia yg menggerogoti menjadi alasan yang selalu dikedepankan ketika seorang perempuan memberikan batasan penantiannya, apalagi untuk menanti sang belahan jiwa.
Saya bisa mengerti apabila seorang perempuan memiliki ketakutan seperti itu. Batas kadaluwarsa kualitasnya sebagai perempuan sehat yang bisa menghadirkan keturunan menjadi alasan kuat. Terutama keleluasaan pria dalam memilih perempuan yang diinginkannya, mungkin lebih muda, kencang, cantik bahkan bisa memberikan keturunan sebanyak yang diinginkan.

Semua bertanya-tanya, bagaimana ketakutan seorang pria terhadap hubungan dengan belahan jiwanya?

Saya mencoba untuk memahami, perasaan yang tersimpan dalam diri seorang pria. Tidak, bukan pemahaman terhadap mengapa mereka sanggup semena-mena terhadap perempuan yang katanya mereka cintai. Sanggup membuat perempuan mereka menunggu tanpa kabar berita, sanggup membuat perempuan mereka menangis dalam penantian.

Menanti.

Kesetiaan seorang perempuan diukur dari penantian yang dilakukannya. Entah seberapa lama penantian itu, perempuan harus menunggu sampai pria mereka kembali dari belayarnya.
Saya pernah membaca legenda sebuah tebing yang diberi nama Tebing Penantian. Seorang perempuan berubah menjadi batu karena lama menanti kekasihnya kembali dari pelayarannya, tanpa mengetahui bahwa sebenarnya sang kekasih telah lama tiada karena kapalnya tenggelam tergulung ombak. Begitu setianya ia menanti di tebing. Okelah kalau memang ternyata ini kisah romantis, lalu bagaimana si perempuan menanti sementara sang kekasih tengah bergulung dalam nikmatnya kehangatan perempuan lain yang dinikahinya dan memberikan keluarga di dermaga lain?

"Seharusnya kalau saya tidak pulang dalam waktu selama itu, dia mencari pria lain!"

Alasan klise.

Kembali ke hidup kita sebagai seorang perempuan. Menanti punya batas waktu. Expired date yang harus ditegaskan. Tapi ketika cinta mengendap dalam hati, bahkan seribu tahunpun akan menanti. Siapa yang bisa menyuruhnya untuk move on?

Selalu denganmu, walau dalam hati saja. Hati wanita yang lebih dalam dari samudra, mampu menyembunyikan kegelapan kesetiaannya yang tak berujung. 
For years that i will spend for waiting, i will do that. Hargailah perempuanmu...

Tuesday, June 5, 2012

Report from Concerto Fun My Music My Dance Competition

Basi sih tapi saya emang belom sempet cerita tentang keasikan saya disini. Even punya Campina ini berlangsung tanggal 2 - 3 Juni kemarin. Sebelumnya, keterlibatan saya karena diajak salah seorang rekan di radio tempat saya menjajal kemampuan jadi penyiar (:D) yang juga marketing disitu.

"Sedang mencari talent buat booth " begitu katanya.

Dan walaupun bayarannya (terus terang) tidak memadai sama sekali, tapi saya mau. Saya pikir, ini kesempatan juga untuk banyak berkenalan dengan talent", EO ataupun juga bos perusahaan, memperluas relasi. Itu lebih penting untuk menuai hasil yang maksimal hehehehehehe..

Dan mejenglah saya di lapak Tarot Reader.
 Saya sih sukacita saja, membukakan kartu tarot buat mereka yang kepengen banget diramal, atau minta solusi permasalahan. Karena emosi mereka mempengaruhi saya, saya tidak boleh emosi. Harus mengosongkan tong emosi saya, khusus memberikan perhatian kepada mereka. Saya suka senyum yang terpancar apabila mereka puas dengan apa yang ingin mereka tahu, atau menangis lega karena bisa mengungkapkan isi hati yang tertimbun karena tidak ada yang mendengarkan jeritan derita mereka.

Yaahhh... teteup... paling banyak dateng adalah remaja galau karena cinta (_ _")

Saya juga diminati oleh orang-orang tua yang kepingin tau peruntungan mereka, atau sekedar ingin tau, bener gak sih cewe ini bisa baca kartu tarot? Atau apa sih kartu tarot itu. Dan alhasil tetep aja mereka bangkit dari kursi yang disediakan dengan senang hati walaupun tidak puas. Waktu terbatas, ciinnnn......

Tapi layaknya orang yang bermain dengan emosional, saya sangat benci diinterupsi. Dan itu dilakukan oleh panitia pusat. Mereka hendak mengatur saya sesuai dengan keinginan mereka, hellooowwwww... bayar gw dengan harga gw! Sungguh membuat saya naik darah dan butuh waktu beberapa jam untuk mengembalikan mood saya membahagiakan orang lain kembali. Dan saya memperingatkan panitia lokal yang mempekerjakan saya, untuk memberitahu mereka jangan ganggu saya atau saya tinggal lokasi itu.

Sungguh manusia itu gemar sekali bersikap sombong terhadap orang lain yang mereka anggap bukan level mereka. Sungguh manusia itu gemar sekali menilai orang dari kulit yang melekat pada saat mereka melihat seseorang, tanpa mengupas isinya. Apel merah dan ranum bisa saja beracun sementara kesemek yang buruk rupa justru sangat manis dan renyah. Saya kutuk jadi jelek baru tau rasa itu perempuan! (sumpah deh, benci banget sama dia, langsung defensif berat begitu melihat mahluk jelek satu itu, jelek sifat! Tampang boleh cakep, kelakuan minus juga sama aja dengan camen!)

But eniwei, whatta hell...... Yang penting semua meninggalkan lokasi dengan perasaan tenang. Barangkalai saya terpikir untuk membuka toko tarot hahahahhahahahaa...

Ada yang mau dibuka peruntungannya? ^^

Friday, June 1, 2012

Welcoming 1 more year old

Sejak tadi malam saya tidak bisa tidur. Yaahh... sebenernya sih sudah berhari-hari saya tidak bisa tidur. Kerap terjaga dan menengok ke arah Blackberry saya, menanti kerlipnya berubah merah karena menangkap pesan-apapun itu- masuk, berharap dari dia *galau maksimal (_ _")

Saya bolak balik masuk ke chat jejaring sosial tempat saya biasa berkomunikasi dengannya, dan memang melihatnya bolak balik masuk kesitu. Saya berharap, tahukah dia hari ini hari istimewa saya? Dan saya tersadar, waktu kami berbeda 6jam. Jadi dengan waktu ditempatnya berada, saya belum berulang tahun... Namun karena saya gelisah, akhirnya sayapun tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Tertegun di kegelapan malam, mendengarkan sayup bunyi kentongan peronda. Saya menghitung jam. Ini hari ulang tahun saya. Usia saya sudah bertambah satu tahun, saya 33 tahun sekarang. Tambah satu tahun lagi kedepan-entah-apa-yang-akan-saya-lakukan-dan-dapatkan.

Saya ingin membuang segala yang buruk yang sudah menjadi hantu dalam 3 tahun belakangan hidup saya ini. Usia bertambah, kedewasaanpun harus bertambah. Seharusnya saya sudah memiliki goal yang ingin saya tuju. Tapi diantara semua keinginan saya, saya belum merasa ada yang bisa saya jadikan goal.

Diusia yang bertambah ini, saya ingin lebih baik menapaki hidup yang masih dianugerahkan oleh Yang Maha Kuasa... Ingin menembak tepat sasaran. I wanna have my 40th years goal.

Rindu.
Itu juga yang saya rasakan dan saya inginkan untuk di capai. Kebersamaan, keselarasan dan harmoni. Bersama dengannya, mendapatkan apa yg saya inginkan.

Happy birthday to me, wish for my wonderful year a head ^^

Tuesday, April 24, 2012

management emosi

Saya lagi kesel. Semua ngga ada yang beres. Jadi manusia multitasking juga kadang-kadang perlu tempat buat me-refresh kembali semangat dan energi supaya tetep fit dan energik. Apa saya memasuki PMS ya? *melantur

Semua orang punya problema sendiri-sendiri, dan terkadang memang membuat kita setres sendiri. Masalah pribadi, keluarga, pekerjaan. Itulah fungsinya juga jejaring sosial, buat membuang uneg-uneg yang ngga keruan *mulaingawur

Saya ini mau bicara apa ya? Kadang saya tanya sama bintang, apa sih yang bisa dilakukan kalau seandainya kita merasakan emosi yang memuncak luar biasa seperti ini. Mukul guling? Mukul orang? Ide bagus, tapi kurang beradab. Yang bisa saya lakukan satu-satunya hanya melipir sampai derajat emosi ini turun dibawah minus dan tawa tolol kembali mengumandang.

Saya melihat infotainment hari ini sebelum berangkat ke kantor. Pro kontra Briptu Norman yang mau mengundurkan diri dari kesatuan Brimob karena kepengen jadi artis. Eh, ternyata si produser yang menawarinya juga mencemooh. Sampai berapa lama sih masa keemasan bersinar untuk menjadi seorang entertain mendadak seperti Briptu Norman. Lagian jangan lupa, masyarakat tertarik dengan Briptu Norman justru karena seragamnya, bukan karena dia Norman Camaru (bodo amat lah kalo salah ketik namanya). So, the point here, when we feel everyone support us for our talent or else, dont flow!
Taruhan berapa lama dia bakal jadi entertain dan menyesali keputusannya melepas pekerjaan yang sudah membawanya menuju ketenaran.

Begitupun yang saya alami. Setelah dukungan untuk menjadi ini itu, ternyata beban kesalahan masih menimpa kepada saya juga. Terus, puas menyalahkan, mereka yang pada brengsek kurang tau terima kasih itu malah bersekutu seolah-olah pekerjaan yang dilakukan menjadi milik mereka dan mereka lah yang mensukseskan pekerjaannya. Waw, hebat!

Emosi? Pasti.

Tapi apa yang bisa saya perbuat? Tidak ada. Cuma bisa diem, menahan emosi yang segera terbang ke bulan dan akan mengorbit disana kira-kira beberapa juta tahun cahaya. Mengomel, cuma jadi satu-satunya cara untuk marah-marah tanpa alasan yang jelas.

Alter Ego

Kala kita menatap wajah dalam cermin, siapa yang kita lihat? Apa yang kita lihat? 

Kala kita menatap ke mata kita, apa yang kita baca? Apa yang terpantul dari dalamnya? Apa yang ingin dikatakannya?

Pepatah mengatakan bahwa mata itu jendela jiwa, apa yang tersimpan dalam hati kita, akan terpantul keluar dari dalam mata kita. Bibir mampu tersenyum, mata mungkin akan memantulkan kebalikannya. Dan segala macam riak emosi, tak ada mata yang sanggup menahannya.
Kebeningan semacam ini adalah purity yang dianugrahkan dari sang pencipta kita terhadap kita, citra diri-Nya.

Kadang jika sedang memendam emosi, kita cenderung melampiaskan emosi kita melalui pantulan jiwa. Mulut mengatup rapat, mungkin sedikit menggertakkan gigi, tapi api berkobar melalui mata. Atau melampiaskan kemarahan dengan berbicara sendiri, dan kemudian 'menghibur' diri dengan berkata kepada cermin bahwa lawan emosi kamu bukanlah siapa-siapa, hanyalah sampah yang sombong dan suatu saat kebenaran akan muncul dan saat itulah kamu merasakan kemenangan. 

Sadarkah bahwa saat itu kamu memunculkan sisi lain dari diri kamu yang mungkin saja lebih gelap dari siapa kamu sekarang ini? Atau dikenal dengan istilah Alter Ego.

Setiap orang memiliki sisi lain dalam dirinya. Ngga perlu jadi seorang Gemini seperti saya ini yang jelas memiliki dua kepribadian, yang-menurut orang-orang disekitar saya-sangat gelap (they all said i'm an angel with the dark heart lol) 
Lihat gambar yang saya unduh itu, saya bisa lebih gelap dari itu-yaahh... dalam kondisi tertentu dan khusus saja :p-

Bukan cuma saya, semua orang punya potensi dalam sisi lain kepribadiannya itu. Tapi hanya beberapa orang yang Alter Ego-nya lebih kuat dari pada dirinya sendiri. Orang yang memiliki kepribadian lemah, menggunakan alter ego-nya untuk melindungi dirinya. Namun jika mereka tidak mampu mengendalikannya, kepribadian kedua itu yang akan mengambil alih kepribadian mereka. 

Hati yang kuat dan tabah, walau seberat apapun, cobalah untuk menghadapinya. Berdoa, dan berdoa kepada-Nya, bukan berlindung kepada egomu.

Saturday, April 21, 2012

Women are Hero

Ah... sampai lagi di tanggal 21 April. Untuk perempuan Indonesia, tanggal 21 April adalah moment kebangkitan sampai menjadi seperti sekarang ini, Fun, Fantastic and Fearless. Tanggal yang diperingati sebagai hari kebangkitan emansipasi perempuan ini adalah hari kelahiran dari perempuan Indonesia yang mendobrak tradisi kuno tentang perempuan yang hanya harus mengurus rumah tangga saja. Bahwa perempuanpun bisa menjadi apa yang diinginkannya, belajar, bekerja, berkembang dan terbang melanglang buana. Layaknya ulat yang menjelma menjadi kupu-kupu untuk menjelajahi dunia yang luas ini. Raden Ajeng Kartini, sang perempuan hebat yang memperjuangkan kesetaraan gender, istilah dewasa ini.

Tapi apa arti emanspasi bagi seorang perempuan Indonesia sendiri?

Tuhan menciptakan perempuan dengan tenaga yang luar biasa dibalik tubuh lemah lembutnya. Hati baja, dibalik perilaku halusnya. Tutur kata yang lembut, namun otak yang tajam dan yang pasti, multitasking. Perempuan dilukiskan memiliki seribu tangan, menggambarkan betapa kesanggupannya menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam suatu waktu. Kepandaiannya berkata-kata menjadikannya luwes dalam pergaulan.
Sudah sebaiknya, talenta istimewa yang dianugrahkan Tuhan ini termanfaatkan dengan bai. Dengan menjadi perempuan-perempuan kuat namun tetap berhati lembut.

Habis gelap terbitlah terang. Setelah tertidur lama didalam kepompongnya, ia menggeliat keluar meraih impian terbesarnya. Perempuan bisa menjadi apa yang di mau sekarang. Fisik boleh kalah dari pria, tetapi kemampuan sama.

Semangat yang membarapun akan mendorong perempuan meniti tangga kesuksesan. Sebagai ibu rumah tangga, wanita karir, atau keduanya, permpuan tiada duanya. Jaga dan sayangi dirimu, KArtini masa kini, dan jangan sampai impian RA. Kartini terputus. 

(Kalau meleset-meleset dikit, ya masih maklum lah.... habis galau terbitlah move on :D)
Selamat Hari Kartini ^^

Friday, April 20, 2012

Pada suatu sore

Hari ini saya sedang badmood. Derajat kebokek-an yang mulai menginfeksi parah, ditambah lagi petugas keuangan yang sungguh terlalu dan tega menerlantarkan hak hidup umat, membuat saya dengan kesal dan keruhnya beranjak pergi. Maunya nyari korban buat saya maki-maki hehehe... eehh malah dikasih rezeki sama Allah. HP ditawar orang, biar sisanya kredit yg penting pembayaran awalnya cukup buat menyambung nyawa. Alhamdulillah...

Dapet telpon, disuruh ngajar. Gila kali yaaaa.... niat ngga bikin sekolahan nih, mana ada org ngabarin oh yes oh no gitu modelnya. Ya udahlah, daripada bete. Perjalanan dari Demang ke Kertapati itu sungguh lmayan... mana macet pula....dan sayapun diseruduk orang. grrrrr......... Mestinya sekolah lalu lintas itu bukan cuma anak TK doang! Ntar kalo celaka, taunya cuma minta duit! Tambah bete saya...... Muka yg cantik ini (cieee... nyempetin...xixixi...) sudah seperti setan barangkali. 

Akhirnya nyampe juga di kampus. eeeehh... sepi! Sawan ah ngajar sepi. Tapi ngeliat ada yang bening (hahahaha.... nyempetin ngecengin brondong), jadi hati agak ngadem. Setelah ngasih tugas, saya balik. Namun karena hati masih sedikit meradang, saya mampir ke KFC KI. Niat mau ngopi, malah terduduk ngblog sambil makan nasi. Saya baru inget, saya belom maksi.

Pantesan meradang.......

Thursday, April 19, 2012

Hidayah dan Pencerahan

Maaf sebelumnya, loh.. Mari dibaca dengan pikiran dan jernih dan pemujaan hanya kepada yang Maha Kuasa, Allah SWT.

Subhanallah, satu gereja masuk Islam. 

Kisah nyata ini terjadi di negeri Paman Sam, Amerika. Patut diambil hikmahnya, diantaranya :
1. Kebenaran Islam yang nyata ;
2. Sangat beratnya timbangan kalimat syahadat ;
3. Pentingnya bagi pemuda Muslim untuk menuntut ilmu,
4. Dsb.

Simak saja kisahnya… Satu gereja masuk Islam benarkah? Semoga ALLAH mengijinkan kita menjadi pemuda seperti beliau, Aamiiin...
Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika Rabu, 22 Februari 06.
Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam. Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut.Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan, namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. 

Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda Arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.” Barulah pemuda ini beranjak keluar.

Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar, namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut. Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.” Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silahkan!" Sang pendeta pun mulai bertanya,

1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
2. dua yang tiada tiganya,
3. tiga yang tiada empatnya,
4. empat yang tiada limanya
5. lima yang tiada enamnya,
6. enam yang tiada tujuhnya,
7. tujuh yang tiada delapannya,
8. delapan yang tiada sembilannya,
9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
11. sebelas yang tiada dua belasnya,
12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
13. tiga belas yang tiada empat belasnya.
14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari 
      api?
20. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari 
      batu?
21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
22. Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 
      5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?

Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,

1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman, “Dan Kami jadikan malam dan 
    siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’:12) .
3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan 
    sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an.
5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT menciptakan makhluk.
7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, “Yang telah menciptakan 
    tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah 
    sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk:3).
8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, “Dan 
   malaikat-malaikat berada dipenjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 
   'Arsy Rabbmu di atas(kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan 
    yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan bintang
10 .Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang berbuat 
      kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).
11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf.
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah,
“Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu
itu dengan tongkatmu.’ Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).

13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah SWT 
      berfirman, “Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. ” (At-Takwir:18).
15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf, yakni ketika        
     mereka berkata kepada ayahnya,”Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan   
     kami  tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami,lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan 
     terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ” Tak ada cercaaan terhadap kalian.” Dan ayah mereka  
     Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang 
     Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT berfirman, 
      “Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai.” (Luqman: 19).
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih 
     dan  kambing Nabi Ibrahim.
19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang 
      terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan 
      Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).
20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara 
      bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).

21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana  
      firman Allah SWT, “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” 
22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 
      buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting 
      adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam 
      hari dan dua di siang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut.Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.

Pemuda ini berkata, “APAKAH KUNCI SURGA ITU?” mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.

Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! “

Pendeta tersebut berkata, “Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah. “

Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.”

Sang pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah: ASHADU AN LA ILAHA ILLALLAH WA ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH.”

Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. ALLAHU AKBAR! Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.** Subhanallah…!!

Semoga kisah ini membawa keteduhan bagi yang membacanya, Aamiin yaa Robb

Balada Bos dari Neraka Pt. 4

Bisa jadi ini sequel terakhir. Saya juga ngga mau apdet blog dengan tema dia berkepanjangan, bersukaria di dia karena beken, bersakit-sakit di saya, sakit hati, sakit mata, sakit jari *eleh...
Tapi kali ini agak melow lah, secara akhirnya roling pejabat dilakukan juga dan bos saya kena giliran (AKHIRNYA! Terima kasih ya Alloh). Jadi suasana-rada-suram (tergantung juga mau diraba dari sudut pandang mana, siy) sudah menggantung di kantor hampir satu minggu ini. Pantesan badai menghantam Palembang bertubi-tubi tanpa ampun, bukan cuma bikin banjir, tapi bikin meriang seminggu 4 kali! halah....

Yang super aneh, penghuni di kantor saya berkembang biak dengan kecepatan maksimum, tau-tau kira-kira pegawai kantor saya yang tadinya adem ayem 11 orang, membengkak jadi 20an lebih (jangan suruh saya ngitung dengan akurat, tiap hari ngeliat wajah baru bukannya seneng, malah empet, tambah sesek aja ni kantor jadinya, mending manusianya berguna...). Saya jadi H2C dah, jangan sampe mendadak dapet SK pindah entah kemana (makanya, Dith, jangan keseringan ngomel!)

Bos lama menghilang, bos baru belom nongol. Cocok. Dan sementara gerutuan pindah ke bendahara. Demi semua yang baik-baik di muka bumi ini, penyengsaraan umat bersahaja dimulai dari duit. Ngga percaya? Coba deh kalo gak punya duit, bisa apa? 
Janjine Pak Esbeye, rapel cair caiiiirrrrr bulan empat. Harap-harap cemas lagi deh, menghitung hari. Tapi pecah tuban masih jauh, masih mampet T_T

Dan diperparah mendengar kabar bos baru ini, setali tiga uang sama yang lama, pelitnya... ajiiibbbbbb..... Saya mohon pada khalayak awam, jangan menghujat pegawai negeri sipil lagi ya.. Gak usah dipikirin deh soal KPK segala macem, sekarang aja udah semaput kere. Ceritanya keringat dan air mata gitu (mulai lebay...)
Dahlan Iskan berkomentar, jangan jadi PNS kalo mau sejahtera. Bener banget... Jadi mengatur strategi biar jadi PNS tapi berduit itu penting sekali. Terutama di masa resesi sekarang ini.
 
Kembali ke topik.
 
Jadi saya bertanya-tanya. Kolega saya pun bertanya-tanya. Mungkinkan  balada ini akan berlanjut seperti Tersanjung dan Cinta Fitri? Sumpah, saya ngga mau. Tapi walaupun bakal seperti itu, ujian ketangguhan saya menghadapi kesulitan harus diselesaikan sampai tingkat terakhir, biar berpredikat pendekar tanpa tandingan (nah.... terjerumus kegilaan dah..eleehhhh....)


Apa kabar?

 Jalan-jalan, ketemu kawan  Kemudian saling bertegur sapa  Hai. Apa kabar?  πŸ˜ΆπŸ’­ Apa kabar... Saya sudah berbulan-bulan insomnia parah, wala...