Tuesday, August 16, 2011

It's not delicious always

Mungkin sebaiknya saya membuat postingan dengan titel : Tuhan, saya mau mati.

Mungkin ngga ya? Tanpa menuai ceramah gratis dan pikiran negatif dari orang yang membacanya. Tidak ada satupun orang di dunia ini yang tidak pernah terbersit ingin mati. Pastilah semua pernah walaupun satu kail, walaupun kemudian bersujud menangis mohon ampunan Allah SWT atas kekhilafan pikiran yang melenceng dan menuruti bisikan syaitonirojim. Tetapi tidak banyak orang yang menuruti nafsu setannya dengan merealisasikan keinginannya untuk mati dengan cara paling dilaknat, bunuh diri. Orang hidup berpikir pendek dengan mengira bunuh diri adalah akhir dari segala penderitaan, tanpa pernah berpikir bahwa itu merupakan awal dari penderitaan yang lebih hebat. Jadi bagaimana bertahan dalam badai kehidupan?

Cerita saya tidak menyenangkan lagi. Saya sadar banget mood mempengaruhi kepribadian seseorang. Jiwa bebas, crunchy dan bahagia, mencerminkan keceriaan dan kekocakan dalam melantunkan dan mensyairkan kata-kata indah dalam cerita melalui jari jemari. Dan pastinya cerita kelam akan menunjukkan bahwa sipendongeng sedang gundah gulana dan tidak bahagia.

Bahagia memiliki konteks yang berbeda bagi setiap orang. Saya baru selesai baca novel karangan novelis Islami, El Shirazy, Bumi Cinta. Saya iri dengan si tokoh rekaan yang kali ini hidupnya lebih mudah daripada Fahri dalam Ayat-Ayat Cinta. Pertolongan Allah SWT semata karena kita meminta kepada-Nya, berprasangka baik kepada-Nya, dan memohon dengan tulus dalam air mata yang berurai. Betapa inginnya setiap manusia memperoleh pertolongan yang sedemikian indah yang hanya bisa diberikan oleh Allah SWT, Dzat yang Maha Penolong. Dalam kesulitan, tidak satupun manusia yang menyebut diri mereka TEMAN atau SAHABAT atau apapun itu yang sanggup menolong, namun atas izin-Nya lah, akan datang orang sebagai perpanjangan tangan dari Yang Maha Mendengar permohonan setiap umat.

Saya membaca status seorang rekan di jejaring sosial, yang mengungkapkan betapa tiada seorangpun yang ada disampingnya saat ia membutuhkan pertolongan. Sama dong...
Pada saat seperti itu, hanya kepada Allah SWT lah kita dapat menoleh, menaikkan kedua tangan dan memohon dengan keikhlasan hati meminta pertolongan. Saat seperti itulah, kita mengingat Sang Khalik tiada pernah meninggalkan kita dalam keadaan bagaimanapun juga.
Saya juga menyimak kultum sore ini, sang ustadz mengatakan betapa nikmat yang kita rasakan terkadang kita ingkari tanpa kita sadari. Bernafas, adalah satu dari nikmat Allah yang nyaris tak tersentuh Alhamdulillah. Coba kalau seandainya kita harus bayar 2 juta per jam untuk bernafas, pasti kuburan lebih banyak dari perumahan sekarang ini soalnya tidak semua orang mampu membayar sedemikian mahal untuk bernafas. Jangan dibandingkan dengan yang perlu tabung oksigen ya.. nikmat Allah datang berupa penyakit itu sih.. dan hanya berharap setiap duri yang menusuk kaki kita akan menghaous dosa-dosa yang sudah kita lakukan...Amien.

Tiga cara Allah SWT mengabulkan permohonan kita :
1. Saat itu juga
2. Saat yang terbaik menurut-Nya
3. Pada saat hidup setelah mati

Kita tidak bakalan bisa tawar menawar dengan yang ini. Hanya bisa berpasrah dan tawakal, berprasangka baik kepadaNya, tak putus memohon kepadaNya. Tinggalkan saja manusia-manusia yang mengaku teman tetapi meninggalkan kita pada saat kita membutuhkan pertolongan. Berpalinglah kepada Allah SWT semata... Hidup tidak selalu enak

Laa illaha illallah

Thursday, August 11, 2011

Cobaan itu Indah

Saya baru dapat kabar, offering saya ditolak. Sedih? Sangat, karena saya sangat membutuhkan hasil  dari apa yang akan diberikannya nanti. Tapi apa boleh buat, semua orang punya pilihan dan orang ini memilih untuk memperoleh yang 'mendingan' daripada dibawah standar itu. Kayaknya saya mengerti deh sekarang, sometimes broker itu perlu mengeluarkan cash extra kalau mau dapet harga maksimal dan sesuai. Ini pengalaman pertama saya sebagai seorang broker. Ngga papa... saya menabahkan diri :)

Tapi tidak sampai disitu, sih, yang membuat saya sedih adalah, harapan saya untuk mendapatkan uang dari situ musnah seketika, walaupun saya sudah merasa kayaknya saya berangan angan terlalu tinggi disini. Pedih hati ya, berarti saya kembali ke nol.
Ada yang bilang, hidup itu tidak cuma urusan duniawi, bahwa setan memang selalu akan menyesatkan manusia dalam kesedihan dan akan bersuka ria apabila melihat kita jatuh kedalam kesedihanan kesesatan yang ditimbulkannya. Ucapkanlah kalimat indah memuji Allah, dan bahwa hanya kepadanyalah kita berlindung dari perasaan takut, lemah, iri, dengki, sedih, terancam, merana, menderita... Hanya Allah-lah yang akan menjadi satu-satunya tempat kita berlindung mana kala tiada satupun yang dapat melindungi kita dalam langkah apapun. Saya pun begitu. Perasaan kecewa dan sedih juga tangis saya kembalikan kepada Yang Maha Pelindung. 

Coba saja, cobaan yang saya terima dan mendera luar biasa, ngga punya duit, banyak tagihan, gak ada pulsa, tapi bahagianya saya masih bisa menulis di blog saya. Karunia yang indah dalam kesulitan, bukan? -walaupun kata orang Palembang, mase bae ado untungnyo...- :D

Thursday, August 4, 2011

reFRESH(ner)ing

Kalau saja saya sedang tidak dalam suasana pengap, pasti males deh pergi keluar kota dengan dana cekak....

Ya, begitulah, dalam 2 minggu ini sudah 2x saya melakukan kegilaan, karena sesek napas! Tampaknya saya mesti beli buku The Naked Traveller, buat belajar gimana sih jadi backpackers sejati dan tidak bodoh? Tapi kalo pergi dengan modal cuma 20 ribu perak, pp jadi 40 ribu perak. Selesai. Aman. Apalagi di bulan puasa kayak sekarang, gak perlu dana tambahan buat maksi dan beli minum botol. Enaknya? Saya bisa tidur sampai puas di perjalanan. Lumayan kan, coba kalo dirumah, belom tentu saya bisa senyenyak itu.
Hari-hari biasa saya bisa mikir ngapain saya menghabiskan uang yang tinggal ngga seberapa itu buat jalan-jalan (nganter berkas pemeriksaan sih, gayanya aja jalan-jalan T_T), seengganya kebahagiaan semu ibarat menghisap ganja tiruan bisa saya rasain tanpa tercicip ganja benerannya (saya ngga mau ah ngambil resiko ngeganja, di bulan puasa lagi....)

Dan sorenya dapet kejutan, manis tapi brasa sepet dikit... orang yang setelah berhari-hari ditelponin boro-boro ngangkat, dengan santainya ngangkat telpon dan bilang kalo dia so bizzy (zzzzz....) makanya ngga ngangkat telpon apalagi balas sms (dasar kepo lu!). Bodo amat dengan saya yang (lagi-lagi) sesek napas gara-gara problema ngga keruan seperti ini. Bikin kesel! 
Pengen nangis deh mikirin nasib mempermainkan saya sedemikian rupa, apa yang mesti saya lakuin? Saya bahkan ngga bisa nyaman mikirin pengen nonton Harry Potter seri terakhir yang udah saya tunggu-tunggu, ditambah lagi Transformer, ditambah lagi.... huaaaaaaaaaa.... (banjir mendangdut...)
Demi Tuhan, saya takut! Hidup saya masih panjang dan saya yakin tidak pernah menandatangani perjanjian hidup segila ini.... Hanya memohon pada-Nya biar dimudahkan, Amien.

Dan berharap, refreshing saya benar-benar saya nikmati.. Roda kempes ini harus diisi angin bahagia lagi. Saya mau udara ceria dan happiness always

Wednesday, August 3, 2011

Love -so- Quotes

Hidup saya simpel.

Tanpa saya sadari, banyak hal yang bisa saya pelajari dan saya dapatkan sepanjang jalan-jalan dengan hidup saya yang so delicious ini. Mengapa? Nikmat berasa, pahit manis asem asin, sakit...... semua disyukuri sebagai bumbu hidup seorang anak manusia (cieehh... gaya)

Baru-baru ini saja. Saya dapat temen baru. Baru tapi stok lama. Saya sudah lama sih tau tentang manusia satu ini, tapi yang jelek-jeleknya aja, dan kesan yang mampir ke benak saya adalah, orang ini pretty kinda annoying. Gimana engga, kerjaannya nelponin cewe yang udah gak selera lagi sama dia. Pas ditunjukin potonya juga, udah item gendut lagi (halah...emang lu kagak?)
But, who knows later i will know him and he just like a worm that transform to be a butterfly? (Biar kesannya feminin, tapi mendingan daripada ugly duckling rise as a swan? banci banget...) Nah, mahluk ini berubah jadi cowo keren dan ganteng (walo tetep item. Abis gimana lagi?Dari benua Africa sono sih...)
Saya juga dikenalinnya karena saya lagi perlu bantuan dia, dan dia juga perlu bantuan saya, mau minta invitation letter buat enter ke Indonesia. Dan sebagai orang yang mau minta tolong, kayaknya ngga etis banget yak, gradak gruduk langsung nodong, Help! No way, man... dimenong manners ente sebagai mahluk aseli Indonesia. Orang Indonesia terkenal polite loh... (hayo, jangan ngelantur!) Dan hasil becakap-cakap dengan dia, berbagai macam cerita mengalir dengan asyiknya, bahkan saya bisa memarahi dia atas keteledorannya memperlakukan kaum hawa...hahhahaha... Great intention dah pokoke..

Dan hasil ngobrol ngalor ngidul ngga tau arah pake bahasa inggeris seadanya dan semaklumnya (dan bikin dia selalu ngomong Oh, ok...yeah...i gat u.. i understand that - yah, tengkiu deh, itung" blajar bahasa inggeris gretong :D)keluarlah sesuatu yang o em ji, saya tidak pernah bayangkan akan bisa saya sharing dengan pria tinggi, besar,item dan kedengerannya cool tapi ternyata kocak juga macam dia. Saya mengajarkannya bagaimana memandang hidup. Oh yeaahhh??? Kok bisa?
Saya bilang, sebagai seorang perempuan berbuntut dua, kesenangan menonton sinetron dan acara infotainment harus berganti dengan pilem kartun. Saya ngga keberatan kok, soalnya saya juga pecinta kreasi Walt Disney. Taukah anda, bahwa kartun-kartun Walt Disney, biar sering diremehin orang dewasa karena kartun notabene milik anak kecil, sarat dengan pesan moral yang tiada tara. Nah, itu yang saya obrolin sama si mister.

Saya bilang hidup saya semarak. Malah saya ngga punya agenda harian yang jadwalnya penuh mau ngapain aja saya hari ini. Sori, saya ngga bisa gitu. I'm such a spontaneously woman ever. Apa yang mau saya buat ya saya buat, ngga ya ngga. Makanya kadang suka kocar kacir sendiri... pengaruh zodiak kali ya? (mencari kambing hitam...)Eh, tapi kalo agenda rutin ada (ngga mau disalahin ngga bertanggung jawab T_T)
Quote-quote yang membekas dihati saya  antara lain :
1. Grandmother Willow (Pocahontas) - Listen to your heart you will understand
2. Mustafa (The Lion King) - The Great King from the past always watch and take care of u if u feel confuse
3. Witch (Beauty and The Beast) - The rose is represent your heart,that eventho you're a beast but your heart so full of mercy
4. Emperor (Mulan) - Late blooming flowers always be the most beautiful in the entire spring
Ok, itu aja sih... masih banyak quotes yang membekas dihati dan jiwa saya, tapi cuma itu yang saya bahas dengan dia (ya kan bahasannya ini doang sesuai konsep blog hari ini, gimana sih?) Menariknya adalah ternyata dia tertarik dengan semua quote yang saya jabarkan, eventually he mention that from Grandmother Willow! Senangnyaaaaaaaaa dapet temen sehati (Alhamdulillah yaaahhh -Syahrinimodeon.. yang ngga tau,terserah ah,males ngebahas Syahrini...). Walau tanpa disangka kedekatan saya sama dia jadi disaster tak disangka-sangka (tapi pembahasannya lain kali aja ah... males merusak suasana hati....)

Sekarang, every nite we'll chat each other, even by phone or messenger. Dan selalu ada topik menarik hadir di setiap obrolan kita berdua. Termasuk hot list : Why asian ladies dont wanna date black guys .... wakakakakk...

Tuesday, August 2, 2011

Friends

A friend in need is a friend indeed

Sometimes i wish it's true. Because when we need friends, we're not only need that, but we also need a shoulder when we feel blue. Sometimes fun is only a shadow, that when the mist up, it will dissapear with the wind. Or like a fantasy cloud, that will push us to reality when wind blows it gone.
 
Sometimes, when we be friends, maybe we will hear something that hurts that our friends say. But when pain is over, we know that our friends only want to protect us from deeper pain. Good friends never say good thing, they always say the true thing that sometimes we dont want to see. Good friends will do something that will rescue us, when the boat that we lodge sinking. Good friends will alwayas by our side, when we need shoulder to cry on.
That's a friends....

I miss friends like that....

Sunday, July 24, 2011

Rindu kamu, sayangku

Saya sedang galau. Seperti laiknya abege labil yang tengah jatuh cinta, saya rindu belahan jiwa saya yang sekarang tengah jauh. Kepingin sekali berada bersandar dalam pelukannya pada saat saya sedang gundah memikirkan segala persoalan hidup. Ingin berbagi, ingin menangis bersama.
Saya tidak mengira kalau saya ternyata tidak sekuat ini ditinggal begitu jauh. Saya kira biasa-biasa saja saya menjalani hari seperti sebelum-sebelumnya dia meninggalkan saya begitu jauhnya. Ternyata tidak juga.

Terkadang memang kita menghina dina orang yang mellow sekali ditinggal belahan jiwanya. Ada iklan salah satu provider telekomunikasi yang menggambarkan dengan lebaynya seorang perempuan ditinggal oleh belahan jiwanya, sampai berkonsultasi ke dokter segala. Tapi sebenarnya memang begitulah adanya. Ternyata tidak seenak itu hidup sendiri.

Saya kagum dengan kuatnya para janda yang bertahan tanpa menikah lagi demi anak-anaknya. Kemana mereka pergi ketika membutuhkan sandaran atas beban hidup yang dihadapi? Kerasnya dunia menambah mandiri dan kuat para perempuan itu. Dunia yang kejam tidak membuat kelembutan hati mereka hilang. Pastilah setiap malam airmata mengalir demi melembutkan hari yang terlampau keras dihadapi oleh mereka.

Kalau mengingat itu, saya malu. Saya hanya ditinggal bertugas tapi sudah merengek. Saya hanya bingung apa yang harus saya lakukan, sementara para perempuan tegar itu bahkan tidak sempat memikirkan diri mereka sendiri. 
Saya harus kuat, bukan? Walaupun saya rindu setengah mati kepada belahan jiwa saya, tapi saya harus kuat.... Like other strong single woman that try to face the world everday... Only Allah knows where to step everyday and by Allah bless i know i can through this.....

I love you my soulmate... and missing you so much... i hope u come home soon *muach!

bicara cinta lagi (lagi) nafsu

Apa sih yang dicari orang dalam sebuah hubungan? Kasih sayang, perlindungan atau gairah sexual? Ada yang dengan percaya dirinya berkata, semuanya. Semuanya yang bagaimana sementara kentara sekali kadang kala hanya gairah sexual yang didahulukan. 
 
Manusia diciptakan dengan salah satu sifatnya adalah hasrat. Sesuatu yang jika tidak waspada akan menjerumuskan ke arah yang salah dan menyebabkan dosa. Namun seberapa besar dosa yang dilakukan, hanyalah sang pencipta yang mengetahuinya. Manusia lain tidak berhak menghakimi terhadap apa yang manusia lain lakukan selama itu hanya menyangkut tanggung jawabnya sebagai seorang manusia.
Saya juga memperhatikan, ketika menjalin hubungan, gairah sexual, walau dibungkus dengan warna apapun, selalu didulukan daripada sekedar kasih sayang dan perlindungan. Pegangan tangan, cium pipi, wajah yang memerah, temasuk dorongan sexual dalam diri. Termasuk perasaan merinding bahagia (err... kalau pengungkapannya tepat sih...), yang dibungkus ungkapan kasih sayang, tetap saja namanya gairah sexual, karena menyangkut hubungan dua insan yang berbeda.
 
Terutama untuk pasangan, kalau komunikasi based on sex, baru understanding, ya wajar saja kalau cinta itu disamakan dengan nafsu, giliran lagi ngga bisa memberi 'cinta' langsung dicuekin ......

Friday, July 22, 2011

Arisan

Arisan...
Udah biasa dengernya sejak jaman masih kanak kanak dulu. Sering nemenin nyai, ato mama, ato tante... ikutan seneng kalo pas diguncang - clup, namanya keluar hehehe.... Artinya saya bakalan dapet traktiran hebat. Atau bisa meminta dibelikan sesuatu yang mewah - untuk ukuran anak-anak saat itu. Sekarang setelah bisa cari duit sendiri, saya juga ikutan arisan. Yang ngga tau sampe sekarang fungsi arisan sebenarnya itu apaan sih?

Ada yang bilang buat nabung, ada juga yang bilang sarana ngumpul. Ngumpul ala sosialita, bergosip, giggles, ajang jualan barang kreditan, atau juga reuni kecil-kecilan. Lebih banyak arisan yang saya ikuti buat ajang kumpul-kumpul saja. Bertukar pikiran bersama rekan-rekan, mengembalikan perasaan penat dan jenuh yang dirasakan dari rutinitas, ya... sambil nungguin duitnya hahahaa...

Saya teringat arisan gara-gara menyimak koleksi Rako Prijanto yang remake lagu lawas judulnya Prahara Cinta. Itu soundtrack dari film Indonesia yang lumayan menghibur, menyimak tingkah polah kosong para sosialita yang menggunakan Arisan! sebagai ajang pamer kekayaan sang suami, sang simpanan, dan juga memamrkan simpanan lainnya. -Ajang simpan pinjam?-

Arisan memang bisa menjadi tempat apa saja, namun intinya tetap sama, mengguncang peruntungan siapakan yang mendapatkan uangnya kali ini. Dari arisan tingkat erte sampe di cafe mahal, dari yang kere sampe yang mere, tetap saja menantikan uang yang katanya ngga seberapa itu, dan juga sharing gosip terhangat. Arisan oh Arisan... kapan ya saya dapet?

Wednesday, April 20, 2011

Lembar Keluhan

Saya harus mengakui, bahwa apa yang saya alami tidak mampu saya atasi sendiri. Dilemanya mendera dan mencambuk saya dengan meninggalkan luka yang sangat dalam dan sulit disembuhkan. Dan colokan demi colokan mengenai kedua bola mata saya, semata untuk menyadarkan apa yang enggan saya lihat atau penglihatan seperti apa yang terlewat selama ini. Meninggalkan jejak depresi.

Kata teman saya, depression is not a sign of weakness, it is a sign that you have been trying to be strong for too long. Saya ngga tau deh, mengerti apa tidak teman saya ini dengan kalimatnya. Yah, mungkin mengerti, tapi dari depresi yang dilihat menurut sudut pandangnya. Tapi saya setuju kok dengan apa yang sudah dia tuliskan di halaman jejaring sosialnya. Ada lagi pernah bilang, jangan curhat. Karena tidak semua orang memahami kamu, yang ada masalahmu tambah runyam, kamu tambah DEPRESI, boro boro jalan keluar, malah penyakit bertambah dalam.

Benar lagi. Makanya saya tidak suka curhat. Tapi kok jadi pada salah paham? Dan itu baru meluncur dari mulut seorang temang yang lain yang mengatakan, mengira bahwa saya sudah move on dari kungkungan masalah saya. Oh oh... wrong impression. 
Saya jadi bingung, dengan bahasa apa saya mesti menunjukkannya? Bahasa verbal, bahasa tubuh, atau bahasa cinta?
Tidak berguna menguasai berbagai macam bahasa asing kalau tidak mengerti bahasa JIWA. Ya, jiwa memiliki bahasa, orang mengenalnya dengan pengertian dan perasaan. Memahami yang itu sangat sulit.
Hei, mengertikah kamu duka cita Widyawati waktu ditinggal Sophan Sophiaan? atau Angelina Sondakh ditinggal Adjie Massaid? Tidak. Karenanya orang banyak bilang ikhlas... relakan... doakan.... Sepertinya sih tanpa harus diberitahu, pasti semua itu akan mereka lakukan. Tapi yang ingin mereka lakukan PADA SAAT ITU, hanyalah menangis. Menangis dan berbicara kepada belahan jiwa mereka, mengucapkan perpisahan dengan cara mereka sendiri.. selama mereka tidak meratap, tidak apa apa kan? Tapi kepedulian orang orang terkadang menghalangi emosi manusia biasa itu keluar dan meluap seperti air bah, dan menyebabkan sisa sisanya menyumbat dan menjadi penyakit yang mengancam di kemudian hari.
Dan menimbulkan depresi. Karena berusaha kuat dan tegar, kehilangan penopang hidup, tapi tidak memperolehnya kembali. 

Untuk hal yang satu ini, tidak ada satu manusiapun mengerti, sampai menyadari perubahan perubahan mencolok terjadi. Dan kemudian apa yang diperoleh? Nasihat. Nasihat yang sampai titik komanya sudah diketahui dengan jelas, dengan muaknya terpaksa ditelan kembali kata demi kata.
Manusia selalu membutuhkan manusia lain untuk bergantung, tapi kemana telinga jiwa dan pengobat lara hati yang sesungguhnya? Saya kira wajar kalau pada akhirnya, orang memutuskan untuk menjalaninya sendiri.

in a relationSHIT

Oh..maaaannnnn......

Menyebalkan.

Sucks.

Egoistic.

Damn hell!

Saya capek banget deh, tuker posisi sifat dan kejelekan. Saya baru saja membaca posting blog milik salah seorang rekan lama, yang sudah entahlah berapa lama terpendam dalam hatinya, saya kira. Saya tidak menyangka hal seperti itu akan keluar dari logika mudanya yang mengagumkan saya sejak dulu. Dia jauh lebih muda daripada saya, tapi dia, walaupun mengakui berdiam dalam area abu abu seperti saya, namun dia mampu memastikan ke arah warna mana dia akan berjalan. Saya ingat, dulu dia berkeinginan untuk suatu saat nanti memiliki dunia kecilnya sendiri, yang tercipta sesuai dengan takdirnya. Namun entah mengapa, sekarang, tampaknya angin merubah arah laju kapal yang dinaikinya. Sekarang dia memantapkan langkahnya hanya untuk memiliki dunianya sendiri yang sama sekali bukan impiannya dulu. 
 
Grow up? Ngga tau. Sadar? Rasanya bukan juga. Terpengaruh lingkungan? Dia cukup kuat kok. Patah hati? ........ eerrrr....... 

Spekulasi yang tidak berani saya jawab. Tapi dulu dia pernah berjanji akan memeriahkan perayaan ulang tahun buah hati saya dengan berperan sebagai badut bersama pasangannya saat itu, yang saya tangkap dari bahasa tubuhnya "Hey, i've got what i want for all this life..".

Tapi waktu memang menggulung kenangan. Waktu merubah seseorang seperti experience yang dialaminya dalam menapaki hari hari ke depan. Waktu mengganti warna dan harapan. Bisa bertambah, bisa pupus segera. Saya pun ikut tergulung dalam tornado waktu yang tidak kenal ampun ini. Dan pasrah....

Entah bagaimana hidup akan membawa saya. Saya ditampar blognya. Saya teringat perkataan seseorang, bahwa saya ini kuat, segala sesuatu pasti mampu saya lewati. Saya tidak perlu takut ditinggalkan, karena saya tahu apa yang terbaik untuk saya. Saya hanya ragu. 

Tidak perlu hubungan sampah untuk bergantung dan berharap perlindungan. Bila hubungan itu tidak mampu melindungi apalagi membahagiakan, apa yang ingin dilakukan? Menangis? Bertahan? Atau melangkah diatas kakimu sendiri?

Jangan salahkan kefeminiman seorang perempuan melemahkannya, atau kemandiriannya menjadikan perempuan sok berani dan melawan kodratnya. Berpasangan, Allah SWT sudah menciptakan setiap mahluk berpasangan. Yang tidak diketahui oleh mahluk mahluk itu, di dunia manakah mereka akan bertemu.

So please, wake up if your relationship become a relationshit...

Kompliziert

Saya baru saja selesai menonton serial favorit saya, Criminal Minds. Serial fiksi menarik yang membahas bagaimana mendalami pola pikir seorang kriminal dalam melakukan kejahatannya, latar belakang dan psikologisnya. Menarik karena emosi manusia yang sangat bervariatif dan kompleks, yang bisa membuat jalur kecil berubah mematikan pada saat seseorang yang tadinya mungkin biasa saja bisa menjadi psikopat.

Untuk urusan kompleks, perasaan perempuan adalah kompleksitas yang paling rumit. Jangankan laki-laki, perempuan pemilik perasaan itu sendiri belum tentu memahami perasaan yang dimilikinya. Kerumitan perasaan seorang perempuan beragam, bisa membuatnya sangat kuat, atau flat sangat lemah sehingga tidak mampu menguraikan problematika yang melandanya dan akhirnya kelebihannya yang paling indah, pasrah dan menangis, akan menjadi rekan sejatinya, sahabat dikala sedih.

Namun bagaimana dengan perempuan dengan perasaan sekuat tembok baja, tetapi sebenarnya adalah dia terpenjara dibalik kekuatan palsunya yang lebih powerful daripada yang tersimpan didalamnya? Siapa yang mampu mendengarkan pekik dan jerit tahanan terpenjara di dalamnya? Sensivitas, Pra menstrual-syndrome, cengeng... akan menjadi tertuduh utama yang dipersalahkan. Perempuan itu lemah karena airmata.

Kompleksitas inilah yang terkadang sulit untuk diselami. Karena itulah alasan belahan jiwa atau bahasa kerennya soulmate muncul. Soulmate inilah yang bisa merogoh kebalik tembok baja untuk menyentuh hati yang rapuh itu tanpa menghancurkan pelapisnya. Soulmate inilah yang mendengar tangis tanpa air mata yang keluar. Soulmate inilah yang menyadari keindahan dibalik sesuatu yang dianggap orang lain biasa saja bahkan tidak menggugah selera sama sekali. Soulmate inilah yang memiliki hati dan telinga setiap saat tanpa harus menjerit memanggilnya. 

Memahami setiap kata tanpa terucapkan... seperti itulah yang didambakan oleh setiap perempuan.

Apa kabar?

 Jalan-jalan, ketemu kawan  Kemudian saling bertegur sapa  Hai. Apa kabar?  πŸ˜ΆπŸ’­ Apa kabar... Saya sudah berbulan-bulan insomnia parah, wala...