Thursday, May 21, 2009
Kebakaran
Hari ini di dekat rumah saya terjadi kebakaran hebat.. Tadinya saya ngga tau,sampai ms. D menelpon saya, saya kira dia mau konfirm karena kami punya janji untuk jalan-jalan.
Asap tebal hitam mengepul,saya berlari keluar sambil menelpon PBK, orang-orang melakukan hal yang sama, berlarian menuju lokasi. Api menjilat dengan ganasnya, saya nyaris ingin berpikir itu hanya api pembakaran sampah biasa...
8 mobil PBK, raungan sirine dan se,buran air, teriakan histeris para penghuni yang berupaya menyelamatkan harta benda.. Saya kram mendengarnya. Seorang ibu dan 2 putrinya menangis di tepi jalan. Menakutkan.
Katanya itu akibat ledakan gas, dari tabung konversi yang belakangan ini populer sebagai pengganti mitan. Saya trenyuh, bagaimana mungkin begitu teganya mengkorupsi bahan sehingga memberi benda yang berpotensi mencelakai begitu? Sudah banyak kejadian seperti ini'membuat saya bertanya-tanya, seberapa besar kepedulian pemerintah dalam memanage kebijakan untuk rakyatnya?
Thursday, May 7, 2009
Shocking baby
Sudah 2 hari saya off ngantor. It's not a big story, secara sejak Bun lahir dan saya tidak punya pengasuh, saya rada jarang ngantor.
Tapi kali ini beda, my adorable baby ini sakit. Mendadak dia flu dan batuk, bahkan muntah. Biarpun dia tetap ceria, tak urung mencemaskan saya,karena sedikit sekali makanan yang masuk ke perutnya.
Tengah saya khawatir, tiba tiba dia berdiri dan berjalan mengitari saya.
Oh!
Bun memang sudah bisa jalan dikit,tapi malas, dia lebih suka merangkak, tapi sekarang dia berjalan! Saya senang melihatnya. Mengagetkan, tapi membahagiakan.. :)
Tuesday, May 5, 2009
Annoying..
Emosi yang mengambang sangatlah mengganggu ..
Entah akan mendarat menjadi apa, kemarahan, frustasi, kesedihan, kegilaan.. Yang pasti selama masih menjadi misteri, itu sangat mengganggu..
Sunday, May 3, 2009
Rindu..-
Apa yang saya cari dalam hidup saya? Saya masih merasa kosong.. Ada sesuatu yg harusnya berada disana tapi saya kehilangannya..
Hidup saya mungkin bahagia, tapi dalam hati saya..?
Saya masih rindu..
Grey day grey spirit
Hari ini cerah.. Secerah hati saya yang sebenarnya dipaksakan mencerah..
Tetap harus diusahakan bersemangat,karena cuma itu yang saya punya.. Untuk saat ini
Saturday, May 2, 2009
Si bodoh (amat)
Saya (masih) punya temen yang sulit menerima kritik orang lain..
Begitu menyebalkannya sampai saya paling malas bertemu dengannya, setiap dikritik pasti dijegal,bikin saya sebenarnya antipati padanya..
Saya memang suka sekali mencelanya. Dari caranya berpikir,yang sangat dangkal, sampai model rambut dan caranya berpakaian yg sama sekali tidak eye catching..
Siapapun pasti gerah dikritik, pun saya.. Tapi changing perlu dilakukan supaya tidak memakan kritik orang.. Tetapi teman saya ini?
Si bodoh (amat)..
Friday, March 20, 2009
Sometimes love just ain't enough
Satu judul lagu yang jadul banget sempat saya dengarkan beberapa hari belakangan ini. Gara-garanya?
Reuni SD saya yang berlangsung 2 minggu yang lalu hehe...
ketemu teman-teman setelah hampir setengah umur saya tidak ketemu, dengan membawa perubahan yang cukup signifikan lah, namanya aja udah gede
(bukan dewasa, karena penggunaan kata dewasa kadang berkesan men-judge kita...)
Diantara teman-teman saya itu, ada yang merupakan crush jaman dulu, mungkin cinta terpendam, atau malah mau membuat CLBK (huehehehe.. sapa ya???)dan mendadak, salah satu bahasan adalah pacar masa lalu. Kok putus? Padahal mereka pasangan abadi.
Terkekeh, teman yang tersentil menjawab sometimes love just ain't enough.
Saya jadi inget lagi.
Tidak ada kaitannya dengan teman-teman saya itu, tapi lebih ke perasaan yang saya simpan dalam lipatan hati saya yang terdalam, suatu kenangan yang saya yakin tidak akan pernah pergi.
Kisah yang berlalu tanpa disadari.
Dan beberapa hari dari situ, saya melihat postingan kenangan saya itu, yang kebetulan (saya kira dia tidak menyadarinya) mengulang kembali apa yang terjadi 1 dekade yang lalu.
We should'nt have together
Temannya bertanya mengapa, yang jelas, yang paling saya ketahui dari isi hati kenangan saya itu sometimes love just ain't enough.
Friday, February 27, 2009
....
Sore beberapa hari yang lalu saya mendapat telepon, dari nomor sahabat saya, tapi jadinya miskol doang. Saya heran, karena pagi harinya ketika saya telpon dia tidak mau menerima telepon dengan alasan sedang beristirahat. Lalu tak lama, seorang teman juga menelpon dan mengabarkan sahabat saya itu ditemukan orang di pinggir jalan dalam keadaan sakit.
Saya cemas. Katanya kesurupan, karena sahabat saya itu terjun ke got dan membasuhkan air got ke wajahnya, terus kejang-kejang. Setelah sadarpun tidak mau mengucapkan sepatah katapun, bahkan tidak mau makan.
Saya sedih. Saya tau apa yang ada dalam hati dan pikirannya, tapi saya tidak bisa menolongnya. Karena keluarganya melarang siapapun untuk bertemu dengannya dengan alasan dia harus istirahat. Padahal, separuh penderitaan batin sahabat saya itu datang dari keluarganya, yang bahkan keluarganya tidak merasa seperti itu.
Saya hanya bisa berdoa, agar sahabat saya kuat menghadapi cobaannya. Saya kangen sekali dengannya, dan sangat ingin bertemu dan ngobrol seperti biasanya.
Presiden orang bodoh
Suatu ketika saya berbincang dengan salah seorang rekan saya, ms. C, mengomentari masalah pesta demokrasi yang bakalan digelar beberapa waktu lagi. Seru sekali melihat para calon legislatif bertarung dengan berbagai cara, baik spanduk yang ramai menghiasi jalan raya atau wara wiri di koran atau malah melalui media elektronik (jarang di tv, untuk caleg lokal memanfaatkan media radio).
Kebetulan nih, salah seorang rekan saya juga mencalonkan diri untuk mengisi kuota 30% perempuan di legislatif (terus terang, saya rasa kurang efisien mengingat entah siapa" saja perempuan yang sekarang maju bertarung memperebutkan kursi dengan kuota 30% itu), menyebabkan dia jarang sekali terlihat di tempat aktivitas kami.
Sambil berbincang dengan ms. C, saya juga nyambi mengaplikasikan komputer, dan beberapa data tidak berhasil saya temukan di filenya. Saya tanyakan kepada ms. C, dan menurutnya pastilah ms. L (teman yang nyalon itu) yang menghilangkannya, karena ms. L benar-benar tidak bersahabat dengan peranti elektronik, apalagi komputer.
"Gimana sih, udah berapa lama kerja tapi gak bisa-bisa.." saya menggerutu.
Ms. C berkomentar " Iya, saya juga bilang gitu, malahan saya bilang ' mbak, kok bodo banget gak bisa-bisa komputer, kan mau jadi anggota legislatif... belajar dong'"
Dan ms. L menjawab kepada ms. C " Eh, gak penting itu. Caleg itu kan bodo-bodo. Presiden aja bodo.."
Saya terdiam, ms. C mulai terkekeh. Saya tertawa terpingkal-pingkal. Kalo begitu, negara itu dipimpin orang bodo? Pantesan....
Friday, February 6, 2009
Pop-Up
yuuukksss.....
ini sudah memasuki hari ke 6 di bulan yang kedua dari tahun yang baru... Betapa tidak produktifnya saya memulai tahun yang baru. Bahkan seharusnya kan saya memulai daftar keinginan selama satu tahun ke depan untuk saya patuhi (wlau seringnya tidak dipatuhi hehehe)
Yaaahh... saya memang sangat sibuk. Baru memasuki tahun yang anyar, saya malahan bolak balik ke dokter gara" sakit. Trus lagi 2 minggu berturut-turut mengerjakan pe er yang telah saya tunda berminggu-minggu. Saya tau deh, menunda pekerjaan itu bikin kita bakalan sibuk nantinya, tapi saya tetap saja suka menunda pekerjaan.
Mungkin, tidak menunda pekerjaan akan masuk dalam daftar rekonsiliasi saya :>
Anyway... semoga saja tahun ini berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya dan saya yang paling beruntung dari apapun yang saya lakukan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Apa kabar?
Jalan-jalan, ketemu kawan Kemudian saling bertegur sapa Hai. Apa kabar? πΆπ Apa kabar... Saya sudah berbulan-bulan insomnia parah, wala...
-
Cintaku... Aku mencintaimu tanpa syarat Seperti matahari mencintai hari Seperti bulan mencintai malam Seperti angin mencintai awan Seperti l...
-
Saya lagi tidur, mendadak telinga yang herannya kelewat sensitif pada saat-saat yang tidak diinginkan ini menangkap bunyi. Blackberry saya ...